Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Seseorang yang sudah terbiasa minum minuman beralkohol sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 14 botol seminggu, menurut ahli kesehatan di Inggris. Bila minum melebihi jumlah tersebut, orang tersebut akan berisiko mengalami kerusakan permanen atau kebutaan pada mata seiring bertambahnya usia.

Berikut beberapa kerusakan mata karena efek alkohol, seperti yang dikutip dari laman Huffington Post.

Gangguan penglihatan sementara

Amy Laux, manajer tata kelola klinis di Optical Express memperingatkan, racun (toksin) dalam alkohol mudah merusak saraf penglihatan, sehingga terjadi gangguan penglihatan. Misal, tidak bisa melihat jarak jauh.

Sebabkan mata kering

Pernahkah bangun tidur lantas merasa mata kering dan merah setelah mabuk minum alkohol? Kondisi ini menyebabkan mata terasa gatal dan tidak nyaman, menurut para ahli dari Optical Express.

Studi sebelumnya dari Hallym University College of Medicine menunjukkan, meminum sejumlah kecil alkohol dapat meningkatkan gejala mata kering. Dalam kasus yang parah, kelenjar air mata bisa berhenti berfungsi.

Gangguan penglihatan permanen seiring bertambahnya usia

Jika minum melebihi 14 botol alkohol dalam seminggu dapat menyebabkan gangguan permanen. Ini bisa memicu degenerasi makula (penurunan penglihatan) terkait usia.

Kelebihan alkohol juga bisa mengganggu fungsi hati dan mengurangi produksi glutathione–protein–mencegah kerusakan sel tertentu. Jika kekurangan glutathione dapat menyebabkan katarak.

Alami kebutaan

Minum alkohol berlebihan dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan kebutaan. Metabolisme tubuh akan melambat dan penglihatan biasanya memburuk seiring bertambahnya usia. Ini menyebabkan saraf penglihatan kian melemah.

source: health.liputan6.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2019 - Apotek Warakas support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 490050, 493380