Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Dibawah ini adlaah komplikasi cacar air, diantaranya:

  • Ruam kulit atau lepuh sangatlah rentan terhadap infeksi bakteri. Tanda-tanda dari infeksi bakteri sekunder adalah apabila cacar air disertai dengan nanah.
  • Komplikasi yang ditakutkan adalah meningitis (peradangan dari selaput otak) dan ensefalitis (peradangan otak) yang disebabkan karena penyebaran virus ke otak. Gejala dari komplikasi ini adalah kejang, sakit kepala, mual muntah dan mengantuk terus-menerus.

Diagnosis cacar air, pada umumnya dokter mendiagnosis cacar air berdasarkan ruam yang muncul. Jika terdapat keraguan tentang diagnosis, cacar air dapat dikonfirmasi dengan tes laboratorium, termasuk tes darah atau kultur sampel lesi.

Baca juga: Apa itu Katarak? Penyebab, Jenis-Jenis dan Gejala Katarak

Pengobatan Cacar Air

Cara mengobati cacar air sangat bergantung pada perbaikan kondisi kekebalan tubuh penderita. Berikut adalah cara mengobati cacar air secara medis atau alami yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

  • Perawatan Rumahan

Hal yang perlu diperhatikan sebagai salah satu cara menyembuhkan cacar air adalah istirahat yang cukup dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Selain itu, perlu juga untuk menjaga kebersihan kulit dengan tetap mandi dan mengeringkan tubuh dengan perlahan.

Jangan lupa juga untuk minum banyak cairan guna membantu tubuh menghilangkan virus dengan lebih cepat. Langkah ini menjadi penting karena bisa mencegah tubuh mengalami dehidrasi.

  • Perawatan Medis

Anda juga dapat menggunakan analgesik dan antipiretik untuk mengurangi gejala demam dan sakit kepala. Selain itu, resep asiklovir sebagai obat antivirus juga efektif untuk memperpendek durasi gejala cacar air dan dapat direkomendasikan untuk wanita hamil atau orang dengan imunitas tubuh lemah yang mengalami cacar air. Obat ini paling efektif diberikan 24 jam saat ruam muncul dan durasi pemberian obat selama 1-2 minggu.

Dokter juga biasanya merekomendasikan obat antihistamin untuk menghilangkan gatal dan pembengkakan. Antibiotik juga bisa diberikan jika infeksi bakteri sekunder pada kulit muncul atau jika orang dengan cacar air mengalami pneumonia bakterial.

Sebisa mungkin jangan keluar rumah sampai penyakit ini benar-benar sembuh. Sebagian besar kasus diobati dengan memberikan obat antidemam atau antimuntah.

Pencegahan cacar air, American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar anak-anak diimunisasi dengan vaksin cacar air setelah usia 1 tahun. Dosis kedua biasanya diberikan pada usia 4 atau 5 tahun untuk memberikan perlindungan lengkap.

Vaksin ini juga merupakan perlindungan bagi orang-orang yang rentan, seperti wanita dengan sistem imun lemah yang berencana untuk hamil. Konsultasikan dengan dokter mengenai tindakan yang bisa diambil.

Vaksin cacar air dengan dosis yang lebih tinggi juga disarankan untuk orang tua yang sudah menderita cacar air—untuk mencegah wabah herpes zoster. Mereka yang berusia di atas 65 tahun dapat berkonsultasi dengan dokter untuk melihat apakah vaksin dosis tinggi dapat membantu mengatasi kondisi.

Baca juga: Tahapan Stadium, Jenis dan Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Apotek Warakas support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 490050, 493380