Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Manfaat Susu Kedelai Untuk Kesehatan

Berikut adalah 6 Manfaat Susu Kedelai Untuk Kesehatan yang perlu Anda ketahui :

1. Mengatasi Masalah Intoleransi Laktosa

Beberapa anak dan orang dewasa memiliki alergi terhadap susu sapi. Kondisi itu dikenal dengan istilah intoleransi laktosa karena penderita memiliki enzim lactase yang terbatas dalam tubuh. Enzim lactase ini berfungsi memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa agar usus lebih mudah mencernanya.

Karena jumlah enzim yang terbatas itu, maka penderita intoleransi laktosa sulit mencerna susu sapi. Akibatnya, akan timbul respon seperti mual, muntah, diare atau gejala sakit perut lainnya. Susu kedelai adalah pilihan aman untuk dijadikan pengganti susu sapi, terutama bagi bayi dan balita yang membutuhkan banyak protein. Dua gelas susu kedelai diketahui dapat memenuhi 30% kebutuhan protein bagi balita. Kelebihan susu kedelai dibandingkan susu sapi adalah karena tidak ada laktosa pada susu kedelai sehingga anak dapat mencerna susu dengan mudah.

2. Membantu Penderita Autisme

Manfaat susu kedelai yang belum banyak diketahui orang adalah susu kedelai dapat membantu penderita autisme. Autisme merupakan gangguan perkembangan yang terjadi pada anak di mana anak tidak mampu berinteraksi sosial dan seolah-olah memiliki dunia sendiri.

Selain membutuhkan terapi penyembuhan, penderita autism juga disarankan menghindari makanan yang mengandung protein susu (kasein) dan protein tepung (glutein). Selain sulit dicerna, kasein dan glutein juga dapat menyebabkan gangguan fungsi otak sehingga menjadikan penderita autisme semakin hiperaktif. Penderita autisme disarankan mengonsumsi susu kedelai sebagai pengganti susu sapi agar tetap mendapat protein, vitamin dan mineral tanpa merasakan efek samping merugikan.

3. Mencegah Arteriosklerosis, Hipertensi, Jantung Koroner dan Stroke

Salah satu manfaat susu kedelai yang sangat penting adalah susu kedelai dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular. Susu kedelai mengandung vitamin E yang dapat membantu pencegahan penyakit jantung koroner dan stroke. Itu karena vitamin E mampu mencegah timbulnya plak pada pembuluh darah arteri yang dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah. Selain itu, kandungan asam folat dan vitamin B6 pada susu kedelai dapat membantu mencegah terjadinya penyakit jantung.

Susu kedelai memiliki kandungan mineral magnesium yang dapat mengatur tekanan darah. Magnesium diketahui mampu menghambat pelepasan tromboksan, atau zat yang membuat trombosit (kepingan darah) menjadi lebih lengket dan mudah menjadi gumpalan. Hal ini membantu mencegah naiknya tekanan darah dan terjadinya stroke maupun gangguan jantung.

4. Mengurangi Kadar Kolesterol Darah

Susu kedelai juga memiliki manfaat dalam mengurangi kolesterol dalam darah. Susu kedelai mampu menghalau kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang memicu penumpukan plak kolesterol di dinding arteri. Ini karena susu kedelai mengandung lesitin yang dapat melarutkan kolesterol dalam darah sehingga mencegah penyempitan dan penyumbatan.

Kandungan isoflavon dalam susu kedelai juga berfungsi sebagai antioksidan sekaligus meningkatkan kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL) yang berfungsi membersihkan kolesterol di dinding arteri dan membawanya ke organ hati, di mana kolesterol akan dipecah dan dikeluarkan. (Baca juga: 15 Tips Menurunkan Kolesterol Secara Alami)

5. Membantu Mencegah Kanker

Manfaat susu kedelai yang tak kalah penting adalah kemampuannya dalam mencegah kanker. Selain sebagai sumber protein, mineral dan vitamin, susu kedelai juga mengandung selenium yang merupakan salah satu zat atau senyawa antioksidan untuk mengatasi paparan radikal bebas yang memicu kanker. Bukan hanya selenium, antioksidan lain pada susu kedelai adalah vitamin E dan genistein yang diketahui dapat membantu menghalau kanker.

6. Mengurangi Risiko Diabetes

Penyakit diabetes mellitus muncul dikarenakan tubuh kekurangan insulin sehingga mengakibatkan kelainan karbohidrat, protein, lemak, air dan elektrolit. Kandungan asam amino glisin dan arginin dalam susu kedelai diketahui dapat menjaga keseimbangan hormon insulin dalam tubuh.

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2019 - Apotek Warakas support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 490050, 493380