Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Kelenjar getah bening adalah organ kecil berbentuk seperti kacang yang memproduksi dan menyimpan sel darah, yang dapat membantu melawan penyakit dan infeksi. Kelenjar getah bening membuang limbah sel dan cairan dari getah bening (cairan limfatik), dan menyimpan limfosit (sel darah putih). Bagian sistem limfatik tersebar di seluruh tubuh, termasuk leher, ketiak, perut dan selangkangan.

Tahapan stadium kanker kelenjar getah bening, tingkat keparahan suatu penyakit, khususnya kanker biasa disebut sebagai stadium. Penanganan kanker di setiap stadium pun tentunya berbeda-beda. Mengetahui stadium penyakit kelenjar getah bening tentu akan membantu Anda mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat.

Berikut penjelasan stadium kanker kelenjar getah bening:

Baca juga: Kenali Gejala Virus Hepatitis A

  • Stadium I

Ketika masih stadium 1, penyakit limfoma baru ditemukan di satu organ limfoid atau kelenjar getah bening. Selanjutnya, kanker kelenjar getah bening juga baru ditemukan di satu bagian luar organ kelenjar getah bening.

  • Stadium II

Pada penyakit kelenjar getah bening stadium 2, sel kanker biasanya sudah menyerang dua atau lebih kelenjar getah bening. Bagian yang diserang antara bagian atas atau bawah diafragma. Sel kanker juga akan ada di kelenjar getah bening yang ada di satu organ terdekat, sehingga dapat memengaruhi kelenjar getah bening lain sekitar diafragma.

  • Stadium III

Memasuki stadium 3, kanker kelenjar getah bening sudah menyerang organ lain yang ada di sekitarnya, seperti limpa. Kondisi ini membuat kanker menyebar mulai dari lokasi kemunculan pertama ke semua kelenjar di sekitar diafragma.

  • Stadium IV

Kanker kelenjar getah bening stadium 4 sudah menyebar ke organ lain yang tidak termasuk kelenjar getah bening. Beberapa organ tersebut terdiri dari limpa, hati, paru-paru, tulang, tulang sumsum, dan kulit.

Jenis kanker kelenjar getah bening, dua jenis limfoma utama dari limfoma adalah limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin (NHL), berikut penjelasannya:

1. Limfoma Hodgkin

Jenis limfoma ini biasanya dimulai dalam sel B atau sel sistem kekebalan yang dikenal sebagai sel Reed-Sternberg (RS). Meskipun penyebab utama limfoma Hodgkin tidak diketahui, namun faktor risiko tertentu dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker jenis ini.

2. Limfoma Non-Hodgkin

Berdasarkan Leukemia & Lymphoma Society (LLS), Limfoma non-hodgkin tiga kali lebih umum daripada limfoma Hodgkin. Banyak jenis limfoma termasuk dalam setiap kategori.

Dokter menyebutnya Limfoma non-hodgkin oleh sel yang mereka pengaruhi, dan jika sel itu tumbuh cepat atau lambat. NHL terbentuk dalam sel-B atau sel-T dari sistem kekebalan tubuh. Menurut LLS, sebagian besar Limfoma non-hodgkin memengaruhi sel-B.

Penyebab kanker kelenjar getah bening, kanker kelenjar getah bening atau limfoma adalah sekelompok penyakit keganasan yang berkaitan dan mengenai sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

Lantas, apa yang menjadi penyebab kanker kelenjar getah bening ?

Kanker kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh infeksi dari berbagai organisme, yaitu bakteri, virus, protozoa, rickettsia atau jamur. Secara khusus, infeksi menyebar ke kelenjar getah bening dari infeksi kulit, telinga, hidung atau mata.

Sebelum menjadi kanker, Anda juga harus tahu apa saja penyebab kelenjar getah bening bengkak. Tak hanya itu, berikut yang termasuk penyebab kanker kelenjar getah bening:

Baca juga: Sarapan Coklat Bantu Turunkan Berat Badan

1. Radang Tenggorokan

Perlu Anda ketahui juga bahwa radang tenggorokan dapat menyebabkan peradangan dan bahkan pembengkakan kelenjar limfa di sekitar leher. Penyakit yang satu ini bisa dikatakan sebagai penyakit umum karena bisa dialami oleh siapa saja.

Penyebab radang tenggorokan pun beragam, mulai dari alergi, infeksi bakteri, infeksi virus, amandel bengkak, atau bahkan ada cedera tertentu di tenggorokan.

2. Infeksi Gigi dan Gusi

Penyebab lain kelenjar getah bening bengkak adalah adanya infeksi gigi dan gusi. Biasanya infeksi ini disebabkan oleh adanya penumpukan nanah yang disebabkan oleh bakteri. Ketika salah satunya terinfeksi, maka kelenjar getah bening akan bengkak.

3. Infeksi Virus dan Bakteri

Seperti diketahui, sangat banyak jenis virus dan bakteri yang dapat menyerang tubuh. Banyak kasus membuktikan bahwa infeksi virus dan bakteri bisa menyebabkan penyakit kelenjar getah bening. Ketika pembengkakan terjadi, maka sudah dapat terlihat di mana lokasi tubuh yang terinfeksi.

4. Infeksi Telinga

Pembengkakan kelenjar getah bening juga dapat disebabkan oleh infeksi telinga. Umumnya, ini terjadi karena alergi atau infeksi saluran pernapasan bagian atas. Jika bengkak terjadi di sekitar kepala dan leher, maka bisa saja kelenjar getah bening memang bengkak akibat infeksi telinga.

5. Kanker

Ketika kelenjar getah bening bengkak, jangan pernah disepelekan! Kelenjar getah bening yang bengkak bisa jadi awal pertanda kanker limfoma. Tak perlu panik karena kanker kelenjar getah bening masih bisa diatasi jika masih ada di stadium awal. Oleh karena itu, jangan pernah sepelekan apapun gejala penyakit yang ada di tubuh Anda.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2019 - Apotek Warakas support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 490050, 493380