Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Fibromialgia atau fibromyalgia syndrome (FMS) merupakan suatu penyakit kronis yang ditandai dengan nyeri yang tersebar di beberapa bagian tubuh pada titik tertentu. Sering kali disertai dengan gangguan tidur serta mudah lelah. Bahkan, tidak sedikit orang yang menderita fibromialgia – salah satunya adalah penyanyi Lady Gaga – juga mengalami depresi dan stres berkepanjangan karena nyeri yang tidak kunjung hilang.

Nyeri yang dirasakan secara terus-menerus pada penderita fibromialgia ini bisa berdampak besar pada kehidupan seseorang, seperti berkurangnya daya konsentrasi, mood menjadi buruk, hingga bisa mengganggu produktivitas kerja.

Di Indonesia sendiri belum ada data statistik yang lengkap mengenai fibromialgia. Data dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa fibromialgia dialami oleh 3,4 persen wanita dan 0,5 persen pria dari total populasi. Kondisi ini 10 kali lipat lebih sering dialami oleh wanita dibandingkan dengan pria, dan biasanya muncul pada usia sekitar 20-50 tahun.

Ada beberapa cara untuk mengatasi fibromialgia, yaitu dengan menggunakan obat-obatan dan pendekatan lain seperti fisioterapi, olahraga, psikoterapi, teknik relaksasi, dan beberapa terapi lainnya.

Berikut adalah 4 Tips Terapi untuk Atasi Nyeri akibat Fibromialgia:

1. Terapi alternatif

Terapi akupunktur atau tusuk jarum pasti sudah tak asing lagi di telinga Anda. Ternyata, akupunktur dapat diandalkan sebagai terapi alternatif untuk mengatasi nyeri pada fibromialgia. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa akupunktur yang dilakukan pada penderita fibromialgia dapat meningkatkan kadar serotonin dan senyawa lainnya, yang dapat mengurangi nyeri. Karena alasan inilah, akupunktur boleh Anda pertimbangkan sebagai salah satu terapi alternatif untuk mengatasi nyeri akibat fibromialgia.

2. Olahraga

Olahraga merupakan salah satu jenis terapi yang paling efektif untuk mengatasi nyeri pada pasien penderita fibromialgia. Sudah ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa ternyata olahraga dapat memperbaiki gejala nyeri pada penderita fibromialgia.

Olahraga yang disarankan untuk para penderita adalah adalah olahraga multidimensi, yaitu olahraga yang melatih kekuatan, aerobic conditioning (ketahanan), kelenturan otot, dan juga keseimbangan. Olahraga yang dilakukan juga sebaiknya olahraga yang low-impact seperti zumba, bersepeda, berenang, dan lain-lain. Durasi dan waktu yang disarankan adalah setidaknya 2-3 kali dalam seminggu, dan minimal dilakukan selama 20 menit setiap sesi.

3. Yoga

Manfaat dari yoga ini juga dapat digunakan untuk mengatasi nyeri dan memperbaiki gejala yang disebabkan oleh fibromialgia. Otot yang kaku dan tidak seimbang merupakan salah satu sumber dari nyeri. Dengan melatih fleksibilitas atau kelenturan otot, serta melatih kekuatan dan keseimbangan, rasa nyeri pada otot akan berkurang. Selain itu, efek yoga yang dapat memberikan perasaan tenang dan mengurangi stres akan sangat bermanfaat bagi penderita fibromialgia.

Perlu ada kombinasi yang sinergis antara terapi obat-obatan seperti antidepresan dan antinyeri, dengan terapi penunjang seperti olahraga, yoga (termasuk teknik relaksasi), dan terapi alternatif. Jika seluruhnya dapat berjalan secara berkesinambungan, fibromialgia akan dapat teratasi dengan baik. Produktivitas dan kualitas hidup penderitanya pun akan menjadi jauh lebih baik dan terhindar dari dampak buruk yang berkepanjangan.

source: klikdokter

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2019 - Apotek Warakas support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 490050, 493380